
TANJUNG REDEB – Pembangunan di Kabupaten Berau kini tidak lagi hanya dipandang melalui kacamata infrastruktur fisik semata. Lebih dari itu, kehadiran negara melalui pelayanan publik yang menyentuh hingga ke pelosok pedalaman menjadi fokus utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan.
Semangat inilah yang melatarbelakangi kegiatan Apresiasi Pelayanan Publik dan Dinamika Implementasi Akademi Kampung SIGAP yang diselenggarakan pada Rabu, 8 Mei 2026, bertempat di Hotel Bumi Segah, Tanjung Redeb. Agenda ini menjadi titik temu berbagai pemangku kepentingan untuk merumuskan kolaborasi strategis demi kemajuan kampung-kampung di Kecamatan Kelay.
Kecamatan Kelay, yang dikenal dengan kekayaan alam dan tantangan geografisnya, selama ini menghadapi hambatan klasik dalam pelayanan dasar, seperti keterbatasan akses transportasi, jaringan komunikasi, hingga pendidikan. Namun, melalui inisiatif Akademi Kampung SIGAP, tantangan tersebut justru memicu lahirnya inovasi-inovasi berbasis kearifan lokal.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Berau hadir sebagai mitra krusial dalam kolaborasi ini. Disdukcapil meyakini bahwa data kependudukan adalah fondasi dari segala jenis pelayanan publik.
Dalam kesempatan tersebut, ditekankan bahwa data kependudukan bukan sekadar tumpukan berkas administrasi. Kehadiran Disdukcapil dalam ekosistem pembangunan di Kelay bertujuan untuk memastikan:
Kecepatan Layanan: Mempermudah alur pelayanan publik di tingkat kampung.
Ketepatan Sasaran: Menjamin program bantuan pemerintah terserap oleh warga yang benar-benar membutuhkan berdasarkan data valid.
Perlindungan Hukum: Memastikan setiap warga pedalaman terlindungi hak-hak sipilnya melalui kepemilikan dokumen resmi.
Keberhasilan pembangunan di Kelay merupakan hasil kerja bersama. Selain Pemerintah Kabupaten Berau dan seluruh jajaran Pemerintah Kampung di Kecamatan Kelay, sinergi ini juga melibatkan mitra strategis dari lembaga non-pemerintah, yaitu:
Yayasan Sanggar Inovasi Desa (YSID)
Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN)
Kerja sama ini membuktikan bahwa menjaga masa depan Kelay tidak hanya terbatas pada kelestarian hutan dan alamnya, tetapi juga memastikan sumber daya manusia di dalamnya bertumbuh melalui pelayanan publik yang layak dan setara.
Melalui momentum ini, Disdukcapil Berau berkomitmen untuk terus mendukung program-program inovatif yang lahir dari kampung. Dengan integrasi data yang lebih baik dan semangat kolaborasi yang kuat, diharapkan masyarakat di pedalaman Kelay tidak lagi merasa jauh dari pusat pelayanan, melainkan menjadi bagian aktif dari gerak pembangunan berkelanjutan di Bumi Batiwakkal.
DISDUKCAPIL BERAU, GO DIGITAL! SIAP!
Laporan: Disdukcapil Berau